Serambi PJ Al-Ghuroba’

Menjalin Komunikasi dan Ukhuwah

Hidup Sehat dengan Detoksifikasi lewat Puasa, Buah dan Suplemen

Bismillah…

Berikut ada tulisan menarik sebagai tips untuk hidup sehat, salah satunya dengan mengusir racun dari tubuh, selamat membaca :

================================================================================
Puasa : Detoksifikasi Luar-Dalam

Tubuh kita adalah kuburan racun. Di zaman modern ini kira-kira ada 80 ribu jenis racun yang masuk ke tubuh lewat makanan, minuman dan udara yang kita hirup setiap detiknya! Detoksifikasi adalah jawaban untuk mengusir racun dari dalam tubuh.

Racun adalah segala sesuatu yang memiliki dampak buruk pada fungsi sel tubuh. Racun ini ada yang diproduksi sendiri dan merupakan hasil olahan dari fungsi tubuh. Ada pula yang terbuat dari zat kimia sintetis, zat asing bagi tubuh kita.

Racun buatan ini di zaman modern melenggang masuk tubuh dengan bebas lewat makanan, minuman, dan udara. Diperkirakan setiap tahun ada 2.000 jenis zat kimia baru buatan manusia yang masuk ke tubuh. Lebih mengerikan lagi, diperkirakan 80 ribu zat kimia sudah telanjur masuk ke dalam tubuh.

Dibandingkan dengan generasi kakek dan nenek dulu, tubuh kita penuh muatan racun. Di zaman kakek dan nenek belum ada makanan hasil olahan yang mengandung pengawet di meja makan, kecuali kerupuk. Dulu semua makanan serba alami. Nenek kita pun dulu mencuci dan membersihkan rumah memakai pembersih dari bahan alami.

Ketika mereka membutuhkan udara segar, tinggal membuka jendela, bukan menyalakan AC atau memasang penyegar ruangan buatan. Mereka tidak direpotkan telepon genggam dan komputer, yang diam-diam juga beracun.

Kebanyakan racun yang menumpuk dalam tubuh kita berasal dari gaya hidup, terutama kebiasaan mengonsumsi makanan olahan. Makanan jenis ini mengandung zat-zat artifisial, pengawet, penstabil, pewarna, perasa, lemak trans yang sangat berbahaya.

Selain itu, makanan olahan kaya akan garam dan gula. Lebih parah lagi, makanan tak sehat biasanya mengandung pestisida, hormon, dan racun metal berat berbahaya.

Serangan racun juga masuk ke tubuh setiap hari lewat obat-obatan, nikotin dari rokok dan kafein kopi. Tak banyak orang sadar bahwa obat bebas ataupun obat resep dokter sebenarnya juga merupakan sumber racun berbahaya.

Dibersihkan hati

Sebenarnya tubuh sudah memiliki sistem sendiri untuk membersihkan diri dari racun. Jika sistem dalam tubuh bekerja secara optimal, tentu saja racun yang “indekos” itu jumlahnya akan minimal. Tubuh yang sehat dan bekerja secara optimal ditandai dengan setidaknya dalam sehari buang air besar sekali atau dua kali.

Perjalanan makanan dalam tubuh manusia sehat antara 24 hingga 48 jam. Kenyataannya, transit makanan dalam tubuh manusia sibuk dan tak sempat berpola hidup sehat bisa mencapai 65 hingga 100 jam!

Buktikan sendiri dengan mengonsumsi akar bit. Warna bit itu akan mengotori warna feses, sehingga Anda bisa tahu, kapan saat makan dan kapan makanan itu keluar dalam bentuk feses.

Organ tubuh yang paling bertanggung jawab dalam membersihkan tubuh dari racun adalah hati. Dalam rongga tubuh, hati adalah organ terbesar. Warnanya cokelat kemerahan gelap karena setiap waktu organ hati menampung kira-kira setengah liter darah.

Ada dua pembuluh yang menyuplai darah ke dalam hati. Sebagian besar suplai darah itu berasal dari pembuluh portal yang membawa zat makanan dan racun dari sistem pencernaan. Sisanya dari pembuluh arteri hepatik yang membawa darah kaya oksigen dari jantung.

Hati tersusun dari kira-kira 300 miliar sel yang siap mengontrol proses metabolisme tubuh. Apa pun yang kita makan, minum, hirup lewat udara, serap lewat kulit, semuanya akan terkumpul di hati. Sel-sel hati ini akan memproses nutrisi dari zat makanan menjadi zat yang dibutuhkan tubuh.

Racun-racun juga dimetabolisasi oleh hati, sehingga dapat dibuang dengan aman. Beberapa racun yang sudah dicerna itu disalurkan ke pembuluh darah, dan akhirnya disaring oleh ginjal untuk kemudian dibuang lewat air seni.

Zat racun yang lain dibawa oleh cairan empedu, cairan berwarna kuning atau kehijauan yang diproduksi oleh hati. Cairan ini dibawa melalui saluran empedu menuju kandung empedu dan usus untuk kemudian dibuang lewat buang air besar.

Tugas hati tak hanya itu. Hati adalah pabrik zat kimia yang penting dalam tubuh kita. Hati bertugas menyimpan kelebihan gula alias glukosa. Glukosa dikeluarkan tubuh ketika kita butuh energi. Hati juga memproduksi albumin, cairan empedu, kolesterol, faktor pembeku darah, globin, dan faktor-faktor kekebalan tubuh.

Albumin adalah protein yang mengatur pertukaran air antara darah dan jaringan. Empedu adalah cairan yang membawa keluar zat tak berguna dan mencerna lemak di usus kecil.

Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan sel dalam tubuh. Faktor pembeku darah dibutuhkan untuk menghentikan perdarahan. Globin adalah bagian hemoglobin pembawa oksigen dalam darah. Faktor kekebalan tubuh melindungi tubuh dari infeksi.

Cuti badan

Boleh dibilang, beban kerja yang diemban hati sungguh berat. Meski begitu, hati tak pernah mengeluh bekerja keras saat kita terlalu banyak mengonsumsi lemak atau rajin memasukkan racun ke dalam tubuh. Kerap terjadi hati tiba-tiba ditemukan sudah bengkak dan rusak tanpa pemberitahuan lewat gejala-gejala tertentu.

Tak perlu menunggu hati rusak untuk mengetahui tubuh penuh racun. Tanda-tanda tubuh tersesaki oleh racun ini sebenarnya mudah dikenali. Berat badan yang bertambah bisa merupakan tanda tubuh kelebihan racun.

Demikian juga kehadiran selulit di paha dan daerah lain. Selulit ini sebenarnya merupakan lemak beracun yang terperangkap di kulit daerah pinggul, paha, dan pantat.

Selain itu, alergi, sakit kepala, tekanan darah tinggi, gangguan menstruasi, hipoglikemi atau gula darah rendah, sindrom kelelahan kronis, kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi, ketidakseimbangan hormon, ketidaksuburan sebenarnya merupakan tanda-tanda bahwa tubuh membutuhkan detoksifikasi.

“Detoksifikasi adalah sebuah usaha untuk membersihkan tubuh dengan menghilangkan racun yang mengendap dalam tubuh,” ujar Dr. Inayah Budiasti, Sp.GK, MS, dokter spesialis gizi yang berpraktik di Hang Lekiu Medical Center Jakarta.

Cara bersih-bersih racun adalah dengan mengurangi beban kerja tubuh. “Yaitu dengan memilih jenis makanan yang diasup supaya tidak membebani kerja tubuh. Nah, bulan Ramadan merupakan masa untuk tidak memberi beban berat bagi tubuh,” kata dokter yang akrab disapa Dr. Asti ini.

Sehari-hari tubuh punya pekerjaan rutin berat, “Setiap hari tubuh harus menyiapkan sistem tubuh berupa produksi imunitas, hormon, antioksidan, dan lain-lain. Tubuh juga harus memperbaiki sel tubuh dan mengganti jaringan. Selain itu, tubuh juga harus memproduksi dan mensuplai makanan ke seluruh tubuh,” paparnya.

Puasa, menurut Dr. Asti, merupakan cara ideal untuk membersihkan tubuh setelah setahun bekerja keras. “Seperti halnya kita yang bekerja terns, tubuh juga butuh liburan,” ujarnya. Pada saat “liburan” itu tubuh memperbaiki seluruh sel-sel di dalamnya.

Proses reparasi sel itu bertahap dan membutuhkan waktu. “Sistem tubuh kita ini sangat kompleks. Tubuh tidak bisa menerima kejutan berupa sistem pembersihan yang mendadak dan singkat,” ungkapnya.

Bulan Ramadan, menurutnya, ideal karena waktunya panjang, sehingga tubuh punya kesempatan beradaptasi. Sebagai detoksifikasi yang meringankan kerja sistem tubuh, ibadah puasa hendaknya dijalankan dengan bijaksana.

“Jangan sampai makan berlebihan karena takut lemas dan lapar saat berpuasa,” ujar Dr. Asti.

Jadi alih-alih mengistirahatkan tubuh, berat badan malah naik. Karena takut lapar atau bisa juga balas dendam seusai menahan lapar selama 14 jam, makan jadi berlebihan dan tak mempertimbangkan gizinya. Bukan hanya berat badan, kadar kolesterol juga ikut meroket gara-gara pola makan yang keliru saat berpuasa.

Perbanyak serat

Banyak orang mengira kehilangan jam makan dan takut lemas, sehingga makan berlebihan. Menurut Dr. Asti, sebenarnya kita tidak kehilangan waktu makan. Sehari kita makan besar tiga kali dan dua kali camilan. Pada saat puasa, dengan pengaturan waktu makan, kita tidak kehilangan waktu makan.

Saat sahur pukul tiga, kita makan setara makan pagi. Sebelum imsak, jangan lupa makan buah atau minum susu. Ini setara dengan mengonsumsi snack pagi.

“Setelah itu kita berpuasa dan baru mulai makan setelah buka. Ada yang langsung mengonsumsi makan berat saat buka, ada juga yang memilih camilan. Yang mengonsumsi makan berat, setelah magrib dan salat tarawih boleh makan snack. Jadi sebetulnya, dengan pengaturan makan seperti ini kita tidak kehilangan waktu makan,” papar Dr. Asti.

Sering merasa lemas saat puasa itu terjadi karena salah strategi. Rasa lemas terjadi karena saat sahur mengonsumsi makanan yang memancing produksi insulin dalam tubuh. Insulin ini kemudian menyebarkan membawa makanan untuk disalurkan ke seluruh sel yang membutuhkan.

“Usus pun cepat kosong. Kondisi ini akan memicu lambung memproduksi asam lambung. Lalu ini memicu otak memproduksi sinyal lapar,” tuturnya.

Karena berpuasa, perut tak boleh diisi. Keadaan ini akan ditanggapi tubuh dengan mengirim sinyal kondisi kelaparan. Dalam kondisi ini, tubuh yang lemas dan kelaparan disikapi tubuh dengan melambatkan metabolisme tubuh.

Agar terhindar dari situasi itu, Dr. Asti menyarankan untuk tidak menyantap makanan pemicu insulin di saat sahur. “Makanan yang memicu insulin itu contohnya adalah nasi padang,” ujarnya.

Supaya tubuh tetap segar dan mampu menjalankan fungsi detoksifikasi, ia menyarankan konsumsi banyak serat dan air saat sahur. Serat dan air lebih lama mendiami usus, sehingga tldak segera membuat tubuh mengirim sinyal lapar ke otak. Selain itu, serat baik untuk melancarkan buang air besar. Serat berasal dari buah dan sayur. “Jangan lupa buah saat sahur. Lalu pilih menu berkuah saat sahur, misalnya sup sayuran,” tuturnya.

Aturan lebih ringan saat berbuka puasa. “Yang harus diingat, jangan makan berlebihan saat buka. Ingat, kolak dan cendol nilai kalorinya bisa 200 hingga 300. Jangan makan terlalu banyak. Bila tahu akan dijamu untuk makan malam, pembuka puasa diperingan. Kalau makan kolak, sebaiknya pilih yang santannya encer,” katanya.

Sembilan Manfaat Detoksifikasi

1. Berat badan turun, selulit berkurang
Berat turun adalah efek samping yang langsung terasa. Berat akan stabil jika detoksifikasi dan hidup sehat terus berlanjut. Selulit (lemak yang terperangkap dalam kulit) biasanya berkumpul di sekitar pinggul, paha dan pantat berkurang jika racun berkurang.

2. Kadar kolesterol dan tekanan darah berkurang
Detoksifikasi berarti mengurangi lemak jenuh dan garam, tetapi meningkatkan asupan buah dan sayuran serta asam lemak esensial. Hasilnya, kadar kolesterol dan tekanan darah menurun.

3. Kulit lebih cantik
Kulit bermasalah merupakan cermin masalah di dalam tubuh. Jerawat, eksim, psoriasis, dan lain-lain bisa diringankan dengan detoksifikasi.

4. Meningkatkan vitalitas
Kadang kita merasakan lelah saat ada masalah dalam hidup. Vitalitas adalah hadiah yang didapat usai menjalani detoksifikasi.

5. Pencernaan sehat
Pencernaan penuh racun tidak efisien menyerap nutrisi karena banyak sumbatan. Racun di saluran cerna itu bisa bocor dan masuk ke aliran darah, sehingga menimbulkan gejala alergi, lemah, dan sakit kepala. Buang air besar lancar dan rutin pertanda pencernaan bersih.

6. Kesuburan meningkat
Detoksifikasi merupakan cara mudah dan murah untuk meningkatkan kesuburan. Lakukan detoksifikasi tiga bulan sebelum berencana hamil.

7. Sembuh dari masalah kronis
Migrain, sembelit, stres merupakan masalah kronis, mungkin tanpa diketahui akar penyebabnya. Detoksifikasi bisa mencabut akar masalahnya.

8. Sistem kekebalan tubuh meningkat
Kekebalan tubuh meningkat dengan nutrisi yang tepat. Detoksifikasi memberikan tubuh penuh vitamin dan antioksidan yang menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan.

9. Membersihkan pikiran
Membawa pikiran beracun mengenai diri sendiri, misalnya tentang kegagalan, akan membatasi sukses dan kebahagiaan. Detoksifikasi membantu membersihkan pikiran, sehingga Anda bisa:

• Membebaskan diri dari emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, ketakutan, rasa bersalah, rasa sedih.
• Menghentikan kebiasaan buruk dan mengubah kesimpulan yang menggerogoti kenikmatan dan kesuksesan hidup.
• Mengurangi stres dan menambah rasa tenang, percaya diri, dan kepuasan dalam segala situasi.
• Menyelesaikan konflik dengan keluarga, teman, dan rekan kerja.
• Meningkatkan kejernihan mental dan kreativitas.

Mendeteksi Racun Dalam Tubuh

Hidup di tengah dunia modern, rasanya sulit mengklaim diri bebas dari racun. Mari ikuti tes di bawah ini untuk mengetahui seberapa besar risiko yang kita alami untuk kemasukan racun. Jika menjawab “ya” untuk salah satu hal di bawah ini, tak ada salahnya untuk mengikuti detoksifikasi.

Pola makan
Apakah Anda makan atau minum secara teratur:
1. Makanan olahan seperti makanan jadi, roti, makanan kalengan, biskuit, keripik, cake, cokelat, atau permen.
2. Daging/ikan nonorganik.
3. Makanan asin, termasuk di antaranya kecap asin.
4. Gula/pemanis yang ditambahkan ke makanan atau minuman.
5. Produk susu nonorganik.
6. Minuman berkafein.
7. Minuman berkarbonasi.
8. Alkohol.
9. Jus atau minuman yang mengandung zat tambahan seperti pengawet, pemanis, dan lain-lain.

Di rumah dan tempat kerja:
1. Apakah Anda membersihkan rumah menggunakan disinfektan?
2. Apakah Anda menggunakan microwave?
3. Apakah Anda memasak barbecue lebih dari sekali sebulan?
4. Apakah Anda sering memasak bertemperatur tinggi seperti memanggang?
5. Apakah Anda menggunakan pestisida di kebun?
6. Apakah Anda tinggal di dekat kebun yang menggunakan pestisida?
7. Apakah Anda tinggal di dekat kabel tegangan tinggi atau dekat menara pemancar telepon genggam?
8. Apakah Anda tinggal di dekat lapangan terbang?
9. Apakah Anda tinggal di kota besar?
10. Apakah Anda bekerja di ruangan ber-AC?
11. Apakah Anda bekerja di pabrik bahan kimia?
12. Apakah Anda bekerja menggunakan peralatan elektronik seperti mesin fotokopi dalam jangka waktu panjang?

Langkah Detoksifikasi Sederhana

• Hindari makanan atau minuman mengandung zat pemanis, pewarna, pengawet.
• Pilih makanan segar, jangan makanan olahan.
• Pilih makanan organik
• Batasi daging
• Gunakan pembersih rumah dari bahan alami
• Simpan makanan di piring keramik
• Banyak minum air putih
• Hindari gorengan
• Kurangi kafein
• Kurangi penggunaan televisi, telepon genggam.

Tanda Perlu Detoksifikasi

Apakah Anda mengalami hal-hal berikut ini?

Berkaitan dengan fungsi hati:
• Selulit
• Mual setelah mengonsumsi makanan berlemak
• Bertambah gemuk di perut atau kelebihan berat badan
• Depresi, perubahan suasana hati
• Alergi, asma
• Sakit kepala
• Tekanan darah tinggi
• Gangguan menstruasi/timbulnya menopause dini
• Gula darah rendah
• Sindroma kelelahan kronis
• Ketidakseimbangan hormon
• Ketidaksuburan
• Nyeri di payudara

Berkaitan dengan pencernaan:
• Lendir kekuningan di pagi hari
• Sembelit
• Kembung
• Sering buang air besar encer
• Susah buang air besar.

(Dikutip dari Senior, sumber situs Cybermed 29 Sep 2008 16:00:00 WIB)

================================================================================

2. Rahasia Alami Detoks

================================================================================

Buah segar adalah gudang zat gizi yang penting bagi tubuh. Dengan kandungan vitamin, mineral, serat, asam amino dan enzim, buah segar akan selalu menjadi tokoh penting dalam segala macam program detoks karena membantu mengikat racun dan membuangnya dari dalam tubuh.

Buah Jeruk
Buah menyegarkan ini mengandung banyak vitamin C, antioksidan kuat yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas yang berbahaya dan mencegah penuaan dini. Antioksidan juga membantu mengurangi resiko terserang kanker dan penyakit jantung serta meningkatkan penyerapan zat besi.
Jeruk lemom mungkin adalah buah pembersih paling baik. Kandungan astringen dan antiseptiknya merangsang kerja hati dan kantong empedu. Segelas air panas dan perasan jeruk lemon segar adalah cara paling baik untuk memulai sebuah rencana detoks. Perasan jeruk dan grapefruit segar akan merangsang pencernaan dan menyehatkan system tubuh. Selain itu, perasan buah-buahan tersebut juga kaya akan beta-karoten, kalsium, fosfor dan potassium.

Apel, Pir dan Anggur
Apel yang renyah mengandung asam malat dan asam tartaric, yang berperan meningkatkan kerja system pencernaan dan membersihkan hati. Kandungan pectin yang tinggi akan mengikat logam berat, seperti timah. Apel juga menyediakan pasokan energi yang stabil dengan kandungan fruktosa (gula asam)
Buah selanjutnya adalah Pir. Apabila dimakan secara teratur, pir bisa membantu mempercantik kulit dan membuat rambut berkilau. Selain itu, pir juga berperan sebagai obat diuretic (pendorong produksi air seni) dan laksatif (pencahar) yang efektif. Buah lainnya adalah anggur. Anggur yang banyak digunakan dalam monodiet sehari merupakan salah satu alat detoks yang paling efektif. Buah ini terbukti dapat meringankan sembelit dan membantu mengatasi masalah ginjal, hati, system pencernaan, serta kulit. Anggur yang paling baik adalah anggur putih atau anggur merah.

Mangga
Buah dengan daging yang lembut dan harum ini terbukti mampu membersihkan darah. Buah ini juga baik untuk system ginjal dan pencernaan

(Sumber : buku “Rahasia Alami Detoks”, Tracey Kelly, Penerbit Erlangga, dari situs blog Pengobatan)

================================================================================

3. Krisis Penyembuhan atau Detoksifikasi

================================================================================

Ada beberapa metode detoks yang sering dilakukan saat ini. Mulai dari yang alami seperti puasa hingga yang menggunakan suplemen herba atau obat-obatan tertentu. Program detoks yang baik harus dapat:

  • menormalkan pH (kadar keasaman) pencernaan
  • meringan beban fungsi enzim di pankreas
  • melancarkan kerja empedu dan mencairkan cairan empedu
  • mengurangi lemak dan penyumbatan pada liver
  • membangun flora usus
  • melancarkan pembuangan lendir dan ampas dari dinding usus agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik
  • membuang kotoran yang menyumbat saluran usus (catatan: penyumbatan pada usus dapat mengakibatkan kanker usus)
  • merangsang peristaltik usus agar pembuangan lebih lancar
  • membersihkan darah
  • membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh
  • melancarkan peredaran getah bening
  • membuka pori-pri kulit
  • mengeluarkan lendir dari paru-paru serta melancarkan pernapasan

Biasanya perlu waktu 6 – 12 bulan untuk mencapai semua itu, dan juga sangat bergantung pada kondisi keracunan dan kedisiplinan setiap individu.

Metode detoks yang paling mudah dan aman adalah juice fasting, yaitu puasa menghindari makanan padat dan pembentuk asam, dan hanya mengkonsumsi jus buah segar sepanjang hari dalam porsi tertentu. Puasa ini aman bagi semua orang. Mereka yang menderita kanker stadium lanjut, diabetes, atau gagal ginjal harus di bawah pengawasan ahli.
Istirahat dan relaksasi sangat penting dalam program detoks. Jika masih sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas lainnya, sebaiknya tidak melakukan detoks. Laju metabolisme tubuh selama detoks akan menurun, begitu pula suhu tubuh, tekanan darah, nadi, dan saluran pernapasan. Ini merupakan proses alamiah karena tubuh akan melakukan penghematan energi dan sebagian besar energi akan lebih dikonsentrasikan untuk proses pembuangan racun.

Proses keluarnya racun juga menimbulkan reaksi tidak nyaman pada tubuh, yang secara medis dikenal sebagai gejala kemunduran (withdrawal symptoms). Beberapa gejala mirip dengan gejala sakit atau sakaw pada pemakai narkoba yang sedang menjalani program pembersihan. Sebaliknya, dalam paham pengobatan alami, gejala ini disebut krisis penyembuhan (healing crisis). Gejala ini biasanya muncul pada hari ke-3 sejak dimulainya program detoks. Gejala yang terasa biasanya hanya muncul satu hari saja. Kecuali gejala seperti flu (pengeluaran lendir melalui saluran pernapasan) biasanya berlangsung lebih lama.

Beberapa hari setelah itu kita mulai merasa tidak kelaparan lagi, walaupun adakalanya muncul gangguan seperti memikirkan makanan-makanan tertentu padahal perut sedang tidak lapar.

KRISIS PENYEMBUHAN

  • Gejala demam atau flu
  • Diare atau sebaliknya, malah mengalami sembelit (sulit buang air besar). Jika terjadi sembelit, bisa dibantu dengan enema atau kolonhidroterapi/”cuci usus”.
  • Nyeri otot atau sendi
  • Sakit kepala atau migrain (umumnya pada perokok dan peminum alkohol)
  • Mual-mual atau kembung
  • Lesu
  • Banyak mengeluarkan riak atau lendir
  • Gatal-gatal atau berjerawat (jika sebelumnya mempunyai masalah dengan kulit
  • Napas bau dan muncul lapisan tebal pada permukaan lidah (dapat dikerok dan dibersihkan dengan sendok atau alat khusus pengerok lidah)
  • Mudah merasa kedinginan (karena suhu tubuh menurun)
  • Gangguan emosional (uring-uringan atau emosional)

(Dikutip dari situs Foodcombiningways)

Untuk dapat melihat produk-produk berkualitas dari PJ Al-Ghuroba’ Anda dapat melihat di http://idherba.com

April 25, 2009 Ditulis oleh Bang Fajar | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | & Komentar

Keampuhan Jahe Merah dan Ginseng untuk Vitalitas Anda

Bismillah…

Artikel sebelumnya membahas tentang Madu, silakan temukan link produk Madu kami di http://idherba.alghuroba.co.id/index.php?cPath=34


Kini kami sampaikan artikel terkait produk Jahe Merah kami. Selamat membaca :

1. Jahe Merah : Supaya Bugar dan Gairah Makantar-kantar !
Sebagai bahan obat tradisional, jahe merah banyak dipilih karena memberikan rasa pahit dan pedas lebih tinggi dibanding jenis jahe lain.

Khasiat umumnya adalah menambah nafsu makan dan menghangatkan badan. Karena pengaruh inilah orang cepat merasa bugar dan gairah seksnya segera memuncak alias makantar-kantar.

Selain ukurannya lebih kecil dibanding dua jenis jahe lain, yakni jahe emprit dan gajah, warna kulit jahe merah juga berbeda. Kulitnya berwarna merah muda, dagingnya sedikit cokelat, dan memiliki serat lebih kasar.

Tanaman ini lebih dikenal berkhasiat sebagai pencahar, antirematik, dan peluruh masuk angin. Rimpang jahe merah mengandung minyak asiri yang terdiri dari zingeberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral, dan shogool. Kandungan lainnya, yakni minyak damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin.

Khasiat umumnya menghangatkan badan, penambah nafsu makan, peluruh keringat, serta mencegah dan mengobati masuk angin. Di samping itu, juga berguna untuk mengatasi radang tenggorokan (bronkitis), rematik, sakit pinggang, lemah syahwat, nyeri lambung, meningkatkan stamina, meredakan asma, mengobati pusing, nyeri otot, ejakulasi dini, dan melancarkan air susu ibu.

Bentuk Tanduk

  • Hingga saat ini memang belum ada penelitian tentang khasiat jahe merah untuk mengatasi asma.

Namun, menurut DR. Suwijiyo Pramono, ahli fitofarmaka dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemungkinan rasa hangat karena kandungan minyak asiri itulah yang menyebabkan rasa lega bagi penderita asma.

�Pada dasarnya jahe merah tidak memiliki kandungan zat yang bersifat bronko splasmolitika (zat pelega saluran napas). Kemungkinan lain efek antihistamin pada jahe yang menyebabkan asma mereda,� tutur doktor fitokimia lulusan Universite Toulose Perancis itu.

Namun, bagi Anda penderita asma sekaligus maag, sebaiknya menghindari konsumsi jahe merah. �Karena gingerolnya bisa bikin lambung panas dan iritasi,� ujar dosen Fakultas Farmasi UGM ini.

Tanaman bernama Latin Zingiber officinale ini memang kaya manfaat. Dibuat sebagai minuman juga menyegarkan. Nama genus Zingiber yang berbentuk tanduk diberikan karena rimpangnya mirip cula yang tumbuh di kepala badak.

Kata Zingiber sendiri diadopsi dari bahasa Arab, Zanjabil. Kitab suci Alquran pada surat Al Insaan ayat 17 juga menyebut-nyebut soal jahe. Kurang lebih isinya: �Di dalam surga itu mereka diberi segelas minuman yang campurannya jahe.�

Produk olahan jahe merah kini telah dijual bebas di pasaran. Bentuknya berupa rajangan kering atau simplisia, jahe instan, serbuk jahe, sirop jahe, dan permen, sehingga memudahkan Anda untuk menikmatinya. Selamat mencoba!

Beberapa Ramuan Jahe Merah

1. Untuk Atasi Rematik
Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.

Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang
Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.

Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke
Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring.
Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum _ (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks
Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan: Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal.

@ Suharso Rahman
Sumber http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=192

2. Sembilan Herbal Untuk Perbaiki Kehidupan Seksual

Ingin memperbaiki kehidupan seksual secara alami ?

Berikut ini sejumlah herbal yang direkomendasi oleh Dr. Lavinia Suryadi dari Healthy Choice, pusat detoksifikasi dan pangan organik di Jakarta.

1. Seledri

Sayuran ini akan menjadikan Anda lebih energik, tidur lebih nyenyak, dan bermanfaat untuk perempuan dalam meningkatkan gairah seksual.

2. Bawang putih

Bumbu dapur ini sering disebut Russian Antibiotic karena khasiatnya dalam membasmi bakteri. Herbal ini membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi dengan membantu memperlebar pembuluh darah.

3 Ginseng

Herbal kebanggaan Korea ini memang mahal, tetapi khasiatnya sudah terbukti selama ribuan tahun. Ginseng mendorong aktivitas mental dan fisik serta memperbaiki fungsi kelenjar endokrin. Herbal ini juga memberi efek positif pada kelenjar seks. Ginseng membantu menyeimbangkan hormon wanita, khususnya pada masa perubahan fisik yang drastis seperti sehabis melahirkan, selama menstruasi, dan menopause. Jenis ginseng yang bermanfaat untuk kehidupan seks Anda adalah Panax ginseng dan Panax ouinquefolius, sedangkan Siberian ginseng bermanfaat untuk kesehatan, tetapi tidak efektif untuk meningkatkan kehidupan seks.

4. Ginkgo biloba

Herbal ini sering disebut herbal yang cerdas karena kemampuannya meningkatkan memori dan memperlambat laju perburukan penyakit Alzheimer. Ginkgo biloba meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga memberi lebih banyak oksigen ke otak, jantung, dan seluruh tubuh, termasuk juga ke organ-organ seks.

5. Biji adas

Selama bertahun-tahun biji adas digunakan untuk mengobati keluhan penyakit pada wanita di berbagai belahan dunia. Adas ber guna meringankan gejala pre menstruation syndrome (PMS) dan menopause.

6. Primrose

Herbal ini telah digunakan selama berabad-abad di Eropa sebagai obat penenang ringan dan mengatasi berbagai penyakit pernapasan. Untuk urusan seks, primrose adalah estrogen alami untuk tubuh Anda. @

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=392&Itemid=3

Link terkait produk Jahe PJ Al-Ghuroba, silakan temukan di bawah ini :
1. Instan Herbal Alami Jahe Khan Jiang 10 sachet

2. Instan Herbal Alami Jahe Merah 10 sachet

3. Instan Herbal Alami Jahe Wangi 10 sachet

April 25, 2009 Ditulis oleh Bang Fajar | Artikel Kesehatan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Belum Ada Tanggapan

Madu, Sebuah Anugrah Istimewa dari Allah Ta’ala

Berikut kami haturkan informasi terkait keistimewaan Madu, sebuah anugrah istimewa dari Allah Ta’ala.  Semoga bermanfaat :

1. Madu “Makanan Istimewa” untuk Kebugaran Tubuh

Madu ternyata tak cuma nikmat diminum. Si kental manis asam ini juga baik untuk kesehatan tubuh pengonsumsinya. Bahkan, ia sudah mulai dilirik sebagai bahan obat.

Padahal, sebenarnya madu merupakan cadangan pakan bergizi tinggi bagi anak-anak lebah. Wajar kalau kemudian madu dimasukkan ke dalam kelompok bahan makanan bergizi oleh manusia.

Sebagian masyarakat Indonesia yakin kalau madu merupakan cairan alami yang enak dan manis. Kita juga beranggapan, madu kental itu sebagai “makanan istimewa” untuk kebugaran tubuh. Serta katanya, mampu menjaga lestarinya kemampuan seksual seseorang. Menurut sumber kepustakaan, setiap 1.000 g madu bernilai 3.280 kalori. Nilai kalori 1 kg madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 l susu, atau 1,680 kg daging.

Sebetulnya, khasiat madu amat berkaitan dengan kandungan gulanya yang tinggi. Yakni fruktosa 41%, glukosa 35%, dan sukrosa 1,9%. Serta unsur kandungan lainnya, seperti tepung sari ditambah berbagai enzim pencernaan. Lalu ada vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, antibiotika, dan lainnya.

Meski sama manisnya, perlakuan tubuh manusia terhadap madu yang manis itu berbeda dibandingkan dengan gula atau gula pasir. Madu dapat diproses langsung menjadi glukogen, sedangkan gula harus diproses terlebih dulu oleh enzim pencernaan di usus. Dengan demikian tubuh manusia bisa lebih cepat merasakan manfaat madu dibandingkan dengan gula pasir. Dari beberapa hal itu, rasanya bisa disimpulkan kalau madu bisa memberikan manfaat sangat penting dalam kehidupan manusia.

Madu peternak lebih baik

  • Madu memang sudah dikenal sebagai sumber pakan berkhasiat, konon sejak ribuan tahun lalu.

Dalam penggunaan sehari-hari, selain diminum dan dicicipi langsung, madu biasanya dipakai dalam industri susu bubuk, pabrik jamu, juga industri bahan makanan, misalnya untuk campuran roti, kue-kue, dan lainnya. Termasuk pula sebagai salah satu bahan makanan dalam kaleng, sirup, dan sebagainya.

Sayangnya, konsumen umumnya masih buta tentang mutu madu yang baik. Apalagi berbagai kemasan madu yang ada di pasaran jarang mencantumkan kandungan apa saja yang terdapat pada madu dalam botol itu. Seandainya dicantumkan pada kemasan, tetap saja sulit untuk mengetahui benar tidaknya kandungan 11 unsurnya, sebagai parameter yang ditentukan dalam Standar Industri Indonesia atau SII 0156-86.

Penelitian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan Balai Besar Penelitian dan Industri Hasil Pertanian Bogor pada 1991 menyimpulkan, mutu madu produksi Indonesia, umumnya masih berada di bawah ketentuan SII. Lebih mengejutkan lagi, hasil penelitian yang dilakukan Laboratorium FMIPA Universitas Brawijaya Malang pernah menyimpulkan bahwa mutu madu produksi petani peternak secara umum, lebih baik dibandingkan dengan madu yang dijual di toko-toko, dengan segala kemewahan merek dan kemasannya.

Di sinilah perlunya peran para ahli untuk memberikan berbagai syarat madu yang memenuhi standar secara jelas dan ringkas, sehingga mudah diserap masyarakat luas. Di lain pihak perlu adanya itikad baik dan kejujuran dari para produsen serta penjual madu, sehingga berbagai macam madu yang beredar di pasaran tidak membingungkan kualitasnya.

Bukan “susu ratu”

  • Dalam perkembangan lebih lanjut, manusia menemukan produk lebah yang lebih hebat dibandingkan dengan madu, yaitu royal jelly alias “susu ratu”.

Dalam beberapa penelitian, royal jelly memberikan petunjuk katanya bisa menggantikan sel-sel tubuh yang mati, serta memelihara kebugaran tubuh. Juga disebut-sebut – lagi-lagi katanya – mampu mempertahankan keperkasaan lelaki. Bahkan, beberapa ahli lebah madu di Eropa kini kabarnya sedang meneliti kemungkinan royal jelly untuk mengobati penderita leukemia, kanker, dan AIDS.

Madu konon bisa menggantikan antibiotika bagi pasien pengidap kanker, juga menyembuhkan efek sampingan prosedur kuratif, dan obat rematik. Sedangkan venom atau racun lebah dapat untuk mengobati prostatitis kronis dan wasir. Juga dapat merehabilitasi pasien berpenyakit jantung, penyakit kulit, tukak lambung, luka bakar, dan sebagainya. Dalam suatu seminar internasional di Swis, tahun 1995, para peneliti dan ahli apiterapi juga ahli farmasi menyatakan dirinya siap bekerja sama secara internasional, untuk mengembangkan produksi obat-obatan dari produk lebah madu dan royal jelly.

Royal jelly yang disebut “susu ratu” sebetulnya bukan susu. Apalagi madu yang dihasilkan sang ratu lebah. Itu sebetulnya bahan makanan khusus untuk ratu lebah. Diduga karena terus-menerus makan royal jelly, queen bee itu bisa berumur antara 5 – 6 tahun.

Sejak 1922, seorang peneliti dari Prancis telah merekomendasikan royal jelly untuk pengobatan. Meski begitu sampai saat ini berbagai unsur yang terkandung di dalamnya belum bisa diketahui seluruhnya. Royal jelly yang manis agak kecut tetap merupakan misteri yang menggoda para ilmuwan.

Selebihnya, masih banyak laporan penelitian tentang berbagai produk lebah yang menunjukkan hasil positif untuk pengobatan, baik setelah mengonsumsi madu, tepung sari atau polen, maupun royal jelly. Sayangnya, kenyataan itu sulit diterima organisasi kesehatan dan perguruan tinggi kedokteran di beberapa negara dengan alasan kurangnya bukti ilmiah. Setidaknya, begitulah antara lain pernyataan pakar apiterapi dari Jerman. (Intisari)

Dikutip dengan perantara dari situs: http://depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=145

2. Halau Kanker dengan Sesendok Madu

Senin, 21 April 2008 | 16:35 WIB

SESENDOK gula mungkin bakal menolong Anda menggelontorkan obat yang Anda makan  namun tidak memberi apa-apa selain kalori. Sebaliknya, madu akan meningkatkan kadar antioksidan endogen dalam tubuh Anda.

Antioksidan endogen merupakan unsur yang diproduksi tubuh untuk menghalau radikal bebas penyebab munculnya penyakit jantung, kanker dan penyakit lainnya lagi.

Dalam sebuah penelitian kecil, setelah sebulan empat sendok makan madu setiap hari—yng cukup untuk memaniskan secangkir teh—25 relawan mengalami peningkatan kadar antioksidan hingga 5 sampai 12 persen dalam darah mereka.

Jadi, pastikan agar Anda menggunakan madu sebagai pengganti gula. Jangan gunakan dua-duanya, karena Anda hanya akan melipatgandakan asupan kalori.

ABD
Sumber : Alternative Medicine

Untuk dapat melihat produk berkualitas dari PJ al-Ghuroba’ kami persilahkan Anda mengunjungi http://idherba.com

April 25, 2009 Ditulis oleh Bang Fajar | Artikel Kesehatan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Belum Ada Tanggapan

Pentingnya Mengkonsumsi Suplemen Makanan

Marilah kita simak tiga artikel berikut ini tentang pentingnya suplemen makanan, terutama jelas yang bergizi tinggi, herbal, alami. Kami ambil tulisan informatif ini dari http://idherba.com

1. Hubungan Antara Food Supplement dan Penyakit

Apa manfaat dan bagaimana cara kerja food supplement membantu mengatasi penyakit adalah pertanyaan yang sering muncul, mengingat selama ini hanya obat yang diangggap dapat menyembuhkan.

Penyakit yang dirasakan oleh seseorang itu biasanya sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, status, nutrisi, pengaruh racun (toksin) lingkungan, dan kerusakan atau kerentanan yang sudah ada sebelumnya sebagai kelainan genetic. Misalnya, pada awal musim hujan banyak orang mengalami flu. Sebaliknya, mengapa ada orang yang tidak kena? Salah satu alasan yang paling umum diberikan adalah perbedaan pada system imunnya. Seseorang dengan fungsi imun yang kuat dapat terhindar dari infeksi.g

Tetapi jawaban yang lebih tepat adalah bahwa terjadinya gangguan keseimbangan yang diakibatkan berbagai gejala yang tumpang tindih. Banyak penyebab di balik terinfeksinya seseorang, antara lain, karena kelelahan, gizi tidak baik, stress dan factor lain yang berujung pada penurunan fungsi imunitas. Dengan mengetahui manfaat food supplement untuk membantu tercapainya keseimbangan itu kembali, akan membantu untuk menjawab pertanyaan di awal bagian ini.

Joseph Pizzorno, ND menjelaskan bahwa relative mudah menghilangkan penyakit simptomatik, tetapi selama ketidakseimbangan atau gangguan dasarnya masih ada, maka akan muncul sindroma-sindroma lain yang kemudian harus dihilangkan pula. Banyak penyakit memiliki penyebab ganda, sebagai contoh, enfeksi yang mudah dikenali gejala dan pemicunya (bakteri atau virus). Walaupun pemicunya sudah hilang, misalnya dengan antibiotika yang menjadi dasar dari system terapi infeksi pada umumnya, selama system imunitas tubuh belum diperbaiki, kemungkinan besar infeksi lain akan terjadi. Di samping itu, efek samping penggunaan antibiotika dapat merusak keseimbangan flora usus.

Pendekatan baru pengobatan holistic mengacu pada usaha memperbaiki sistem dasar penunjang kesehatan tubuh agar berfungsi secara efektif, agar dapat memastikan kesehatan yang baik. Dengan cara tersebut kita mencegah penyakit sebelum terjadi.

Sumber : Buku Seluk Beluk Food Supplement, Gramedia 2004 (http://kesehatan999.blogspot.com)

2. Mengapa Kita Butuh Makanan Tambahan / Food Suplemen ?

Kebutuhan pemakaian suplemen berkembang dengan semakin disadari bahwa banyak gangguan kesehatan terjadi karena terganggunya keseimbangan fungsi tubuh. Akibatnya seperti mudah terjadi infeksi, alergi dan gangguan lain yang akhirnya muncul sebagai gejala penyakit.

Pada awalnya penggunaan makanan tambahan masih terbatas untuk mengembalikan fungsi metabolik di mana seluruh proses tersebut dikendalikan oleh enzim sebagai katalis reaksi kimia tubuh yang membuat sel-sel bekerja secara optimal. Pada umumnya, enzim terdiri atas protein khusus yang dinamakan apoenzim, dan memerlukan suatu kofaktor tertentu yang biasanya adalah suatu vitamin atau mineral. Karena itu, pada konsep lama micronutrien tersebut (vitamin dan mineral) disebut sebagai zat esensial yang dibutuhkan tubuh. Jika dari makanan saja tidak cukup, maka untuk memenuhi kekurangannya bisa ditambah dari suplemen makanan.

Pada tahan selanjutnya berkembang penggunaan vitamin dalam mega dosis untuk mengatasi radang dan meningkatkan imunitas tubuh. Linus Pauling menyarankan vitamin C dosis 1.000 mg (biasanya untuk suplemen cukup 60 mg) untuk meningkatkan sistem imun dalam mengatasi infeksi ringan (misalnya flu atau saluran pernafasan bagian atas). Kemudian vitamin A dengan dosis 25.000 IU (international unit) untuk meningkatkan kekuatan dan kandungan kolagen dalam usaha mempercepat penyembuhan luka.

Berikutnya penggunaan suplemen tidak lagi terbatas pada vitamin dan mineral saja, karena untuk mengembalikan kesegaran tubuh semakin banyak digunakan herbal tertentu seperti ginseng, sebagai bagian dari komposisi produk. Seiring dengan konsep kembali ke alam, dari berbagai penelitian ternyata ditemukan begitu banyak bahan nutrisi penting lainnya yang dapat membantu penyembuhan. Penambahan falvodoid (suatu substansi mirip vitamin) dari daun ginkgo biloba, misalnya dapat meningkatkan efektivitas pengobatan infeksi berat.

Karena itu, sekarang batasan suplemen nutrisi semakin melebar sampai mencakup zat-zat nutrisi dan penyembuh yang terdapat pada herbal dan bahan obat alami lainnya. Bila disebutkan “suplemen” maka kita menjumpai produk-produk untuk membantu mengoptimalkan fungsi metabolik, sistem imunitas, detoksifikasi, meredakan radang (inflamatorik) dan menyeimbangkan sistem hormonal dan endokrin (Dikutip dari blog Pengobatan)

3. Mengapa Kita Butuh Makanan Suplemen ?

Insan produktif di tengah kehidupan perkotaan yang bermobilitas tinggi kerap terjebak dalam gaya hidup yang kurang menguntungkan dari sisi kesehatan. Rutinitas hidup dimulai dari kemacetan lalu lintas yang membutuhkan ekstra kesabaran dan dijejali dengan polusi asap kendaraan bermotor, jam kerja yang panjang dalam kompetisi yang menguras energi hingga pola makan yang tidak teratur serta jauh dari angka ideal kecukupan gizi.

Bila Anda hidup di lingkaran kehidupan seperti itu, maka saran untuk mengkonsumsi produk suplemen makanan bisa Anda pertimbangkan apalagi dengan adanya berbagai sinyal tanda bahaya dari tubuh, misalnya kelelahan kronis, loyo, mudah capek, dan gejala penuaan dini, karena produk suplemen makanan akan sangat berguna.

Pada berbagai kasus menunjukkan bahwa menelan sebutir tablet multivitamin mineral tertentu setiap hari dapat memperbaiki kemampuan sistem-sistem kekebalan tubuh. Tubuh yang memiliki daya tahan tinggi terhadap infeksi dapat diandalkan untuk mengatasi serangan penyakit pada tahap lebih awal, sebelum penyakit atau gejala penyakit menjadi lebih parah.

Kita Mengalami Penurunan Kualitas Nutrisi
Agroindustri modern menghasilkan makanan yang tampak mengundang selera dan bersih. Coba bandingkan beras hasil giling mesin yang serba putih mengkilap dengan beras hasil tumbuk lesung yang masih menyisakan berkas serat gabah. Jauh berbeda, bukan? Atau sayuran hasil cara tanam tradisional yang berdaun lebih kecil dan berwarna lebih gelap dengan sayuran hasil pemupukan modern yang berdaun lebar dan berwarna terang.

Penemuan dan perkembangan pupuk sintetis memang telah membawa revolusi industri pada pertanian dengan hasil yang sungguh mencengangkan, tidak saja pada kelipatan hasil, tetapi juga pada percepatan masa tanam yang berarti lebih cepat masa panen. Sistem pertanian organik dengan pupuk kandang maupun kompos yang kemudian dipandang menjadi makan waktu dan tenaga pun mulai ditinggalkan.

Namun, sebenarnya ketergantungan pada pupuk sintetis secara bertahap telah menyebabkan defisiensi dalam trace mineral esensial. Ini dikarenakan pupuk sintetis tidak menambahkan mineral ke dalam tanah. Daur kehidupan alami yang menjadi inti keseimbangan ekosistem tidak terjadi. Di samping itu, mikronutrien yang dikandung makanan pun secara berangsur menjadi semakin lebih rendah akibat pengolahan, penyimpanan (pembekuan atau pendinginan), dan proses pemasakan.

Pola makan yang tidak seimbang membuat pasokan energi tidak sesuai dengan keluaran energi untuk menjalankan kegiatan sehari-hari, Jika di pagi hari tidak sempat sarapan, lalu siang hari makan seadanya, selanjutnya makan malam dalam keadaan yang terlalu lelah untuk menyiapkan makanan sehat. Solusi termudah dan tercepat biasanya adalah pilihan “makanan di luar” atau jajan di mana kompisisi gizinya di luar control kita sebagai pembeli. Alternatif lain adalah hasil teknologi industri pangan berupa aneka sajian makanan instan.

Makanan hasil teknologi makanan biasanya telah mengalami berbagai proses pengawetan, penambahan cita rasa, dan sebagainya. Cita rasa serta bahan-bahan yang ditambahkan biasanya berupa zat-zat kimia buatan sehingga makanan tersebut sudah tidak alami lagi dan berisiko kekurangan atau kehilangan kandungan vitamin dan zat gizi yang terpenting. Bila konsumsi makanan tak alami berlebihan, maka di dalam tubuh akan terjadi penimbunan toksin akibat berbagai zat yang sebenarnya tidak “dikenali” tubuh. Tubuh menjadi penuh toksin yang berasal dari makanan, bahan pencemar udara (partikel debu, asap), dan pencemaran air (detergen, limbah).

Kita Mengalami Penurunan Kualitas Gaya Hidup
Pada gaya hidup masyarakat perkotaan yang berisiko stres tinggi, konsumsi mikronutrien rendah diikuti gangguan sistem metabolik, misalnya karena pola makan yang salah atau terbiasa dengan pola makanan instan demi kepraktisan dan efisiensi waktu. Dengan terjadinya gangguan pencernaan yang buruk tersebut, penyerapan mikronutrien makanan tersebut menjadi semakin rendah. Hal ini diperparah lagi dengan tingginya pemaparan pada toksin seseorang dari makanan, air, dan udara. Toksin tersebut dapat menggeser mikronutrien dari enzim tubuh yang membutuhkannya sehingga terjadi gangguan sistem tubuh.

Selain toksin, asupan makanan tertentu dalam jumlah yang berlebihan, misalnya gula, lemak hewani, dan kolesterol, juga dapat menganggu aktivitas beberapa enzim tertentu. Bila struktur protein suatu enzim tidak terbentuk secara baik, maka terjadilah kelemahan genetik dengan risiko munculnya berbagai penyakit serius.

Belum lagi minimnya ketersediaan ruang untuk publik yang tak memungkinkan peluang jeda untuk relaksasi atau sekadar berolahraga ringan peregangan otot di sela-sela aktivitas kerja. Hobi olahraga pun hanya disimpan sebagai mimpi. Minimnya lahan juga menyebabkan sarana olahraga memungut tiket masuk yang tidak murah, belum lagi alasan tidak ada waktu. Maklum dari terbit matahari hingga muncul rembulan, waktu adalah kerja dan motto yang lebih sering terdengar yaitu waktu adalah uang. Alhasil kondisi tersebut sangat berisiko menimbulkan stres. Stres berkepanjangan akan menimbulkan berbagai macam penyakit, misalnya hipertensi dan penyakit jantung. Selain itu, stres akan menurunkan imunitas tubuh secara perlahan tapi pasti dapat membunuh secara diam-diam.

Kita Butuh Komponen Utama Nutrisi
Manakala kita sadar akan pengaruh-pengaruh buruk dan akibat yang ditimbulkannya dalam tubuh, kita pun ingin memperbaikinya. Tetapi terkadang kita tidak tahu apa kebutuhan dan kekurangan kita. Untuk memastikannya, akan sangat membantu jika kita memahami apa saja yang termasuk komponen utama nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Makanan merupakan substansi yang kompleks. Lebih dari 40 jenis nutrisi di dalam makanan yang disebut sebagai nutrisi penting dikelompokkan menjadi beberapa kelompok utama menurut bentuk senyawanya. Food supplement mengemas komponen ini dalam bentuk ekstraksinya dalam hitungan miligram bila dibandingkan dengan porsi santap makanan kita sehari-hari.

Kelompok pertama disebut sebagai makronutrien, dibutuhkan dalam jumlah besar untuk energi dan perawatan tubuh yaitu kelompok karbohidrat, lemak, dan protein. Kelompok kedua adalah mikronutrien, dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk membantu proses metabolisme tubuh agar dapat berlangsung dengan baik yaitu vitamin, mineral, enzim, asam lemak esensial, asam amino, dan senyawa penting lainnya. Di luar nutrisi tersebut sering dianggap tidak terlalu penting.

Sumbangan Manfaat Suplemen
Setelah mengetahui komponen nutrisi yang kita butuhkan, kita akan tahu pula apa kekurangan yang harus kita tutupi. Untuk menutupi kekurangan nutrisi dari perolehan makanan sehari-hari, kita perlu menambahkan suplemen nutrisional ke dalam diet kita.

Salah satu manfaat suplemen makanan adalah untuk menghindarkan kekurangan gizi akibat pola makan tidak teratur dan tidak sehat serta membantu mengembalikan vitalitas tubuh.

Kita dapat memberdayakan kembali fungsi metabolik dengan memberikan suplemen nutrisi sebagai kofaktor agar enzim bekerja lebih baik. Inilah yang mendasari pendekatan teurapetik yang disebut sebagai kedokteran ortomolekuler atau terapi megadosis, di mana sangat ditekankan pentingnya asupan nutrisi yang optimal. Usaha ini diharapkan akan memastikan kesempatan terbaik bagi enzim untuk bekerja secara adekuat. Karena kenyataannya, dari berbagai kasus hampir semua penyakit kronis mencakup suatu komponen disfungsi enzim.

Dr. John D. Bodgen dan rekannya dari University of Medicine and Dentistry of New Jersey, melakukan penelitain mengenai pengaruh vitamin dan mineral terhadap kesehatan responden yang terdiri atas 60 pria dan wanita sehat usia 59-85 tahun. Bodgen menemukan bahwa sebuah formula 24 vitamin dan mineral yang dijual bebas dapat menaingkatkan faktor kekebalan tubuh hingga 64 persen. Secara khusus, mereka yang menelan vitamin menghasilkan sel-sel limfosit-T (sel-sel darah putih) maupun antibodi-antibodi serta zat-zat lain yang amat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka dalam memerangi berbagai jenis infeksi. Menurut Bodgen, bahkan orang lanjut usia yang menerapkan pola diet cukup baik pun mengalami peningkatan kekebalan tubuh dengan menelan tambahan multivitamin.

Penelitian Ranjit Kumar Chandra dari Memorial University of Newfoundland menyajikan bukti yang meyakinkan bahwa mengkonsumsi vitamin dan mineral dalam dosis sedang selama setahun dapat meredam infeksi pada suatu kelompok 96 pria dan wanita lanjut usia yang sehat. Mereka yang menelan vitamin dan mineral hanya mengalami setengah dari hari-hari sakit akibat infeksi yang melumpuhkan, bila dibandingkan dengan mereka yang menelan tablet bohongan (placebo). Selanjutnya, formula khusus 18 vitamin dan mineral terbukti memicu perbaikan secara umum dalam jumlah sel-sel T, tanggapan limfosit, produksi interleukin-2, pelepasan reseptor IL-2, kegiatan sel pembunuh alami serta tanggapan antibodi terhadap vaksin influenza.

Semua dosis yang digunakan pada penelitian tersebut sedang-sedang saja, kurang lebih sama dengan apa yang akan kita peroleh dari tablet multivitamin biasa, selain untuk dosis-dosis antioksidan beta karoten yang memang lebih tinggi. Menurut Chandra, perbaikan sistem kekebalan tubuh yang paling signifikan ditimbulkan oleh vitamin A, beta karoten, seng, dan vitamin E.

Jadi, jika diet Anda tidak cukup baik atau Anda mempunyai kebutuhan khusus seperti untuk mengatasi problem menopause, stres, sedang sakit, atau baru sembuh dari sakit, maka pada saat itulah Anda memang butuh suplemen. Dalam kondisi-kondisi tersebut tubuh Anda membutuhkan nutrisi mikro tertentu agar metabolisme dan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit meningkat.

Anda harus ingat bahwa walaupun sudah mengkonsumsi suplemen, jangan lupa mengkonsumsi makanan sehat harus tetap dilakukan. Karena makanan adalah sumber utama dari vitamin dan mineral bagi tubuh Anda yang paling bisa diandalkan.

Dikutip dari:
Olivia, Femi et al. 2006. Seluk-Beluk Food Supplement. Cetakan Kedua. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat mengingat kita semua akan pentingnya makanan suplemen, silakan pilih suplemen bermanfaat dari produk PJ Al-Ghuroba

April 25, 2009 Ditulis oleh Bang Fajar | Artikel Kesehatan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Belum Ada Tanggapan

Kehebatan Buah Kurma Untuk Kesehatan Anda

Bismillah…
Buah yang satu ini terkenal dari negeri padang pasir, Timur Tengah. Dalam kehidupan kita, buah ini sering menyemarakkan acara buka bersama, hari raya Iedhul Fithri dan Iedhul Adha. Pada waktu-waktu itu kebutuhan akan kurma meningkat tajam, kontan saja harga kurma menjadi melambung, sehingga kitapun membeli ala kadarnya.

Sementara di bulan-bulan lainnya, harga kurma cenderung menurun, kitapun terlanjur tidak terbiasa mengkonsumsinya. Sementara kebutuhan akan gizi, kesehatan yang amat mahal itu, harus kita pertahankan hari demi hari. Marilah kita budayakan makan makanan bergizi, minuman sehat alami, termasuk anugrah dari Allah Ta’ala yang satu ini, Kurma. Simak kemampuan buah Kurma dalam membantu menjaga kesehatan dan stamina kita :
—————————————–
1. Kurma Atasi Sakit Kepala
Bulan puasa adalah bulan yang penuh barokah. Segala kehangatan dan kesejukan terasa di bulan ini pula sebagian besar orang mengkonsumsi buah kurma sebagai penghilang rasa lapar selepas seharian berpuasa. Tetapi di balik rasanya yang manis itu, tersimpan berbagai manfaat yang berguna untuk kesehatan tubuh. Lantas apa sajakah manfaat kurma untuk kesehatan?

Puasa identik dengan kurma, itu kata sebagaian orang yang menyadari betapa seringnya mereka melihat orang berjualan kurma di bulan Ramadhan dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Mereka menganggap dengan kurma secukupnya, dapat menghilangkan rasa lapar sementara sebelum melakukan ibadah lanjutan lainnya.

Kurma yang mempunyai nama latin phoenix dactilifera sudah dikenal sejak zaman paleolitik. Kurma merupakan sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di daerah jazirah Arab dan sebagian orang menganggap kurma hanya hidup di padang pasir. Namun di daerah lain yang memiliki tinggal kekeringan cukup tinggi, kurma dapat pula hidup. Kini, buah yang rasanya manis itu menjadi komoditas pertanian andalan yang laku keras untuk dijual oleh bangsaa Arab, Afrika dan bahkan China.

Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan, MS, kurma memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi tubuh. “Setidaknya gula (glukosa) menjadi komponen utama dengan komposisi yang mencapai 50 persen dari seluruh kandungan buahnya,” katanya. Guru besar IPB ini juga mengatakan, kandungannya lebih besar dibandingkan buah-buahan lainnya yang hanya mencapai 20-30 persen saja.

Pada kurma yang masih lembek (matang di pohon dan belum dijemur) kandungan gulanya sekitar 60 persen. Sedangkan kurma yang telah dikeringkan kandungannya cukup tinggi, sekitar 70 persen. Kandungan gula dalam kurma memiliki daya serap yang buruk, sekitar 45-50 menit sehingga waktu untuk pengolahan menjadi nutrisi yang disalurkan ke dalam darah menjadi lumayan lama.

Buah padang pasir ini juga mengandung berbagai vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Vitamin A, thiamin, riboflavin, zat besi, vitamin B berada dalam buah kurma. Riboflavin dan niasin misalnya, akan membantu melepaskan energi dari makanan, sementara thiamin membantu melepaskan energi dari karbohidrat. Vitamin A dan niasin memainkan peranan dalam membentuk dan memelihara kulit yang sehat. Thiamin pentingn bagi sel-sel saraf, semeentara niasin menjaga fungsi normal saraf.

Mineral juga sangat banyak ditemukan dalam kurma. Magnesium dan kalium setidaknya berada dalam jumlah yang cukup bisa diandalkan untuk membantu kinerja tubuh menjadi lebih baik. “Banyak juga terkandung serat-serat seperti layaknya buah yang lainnya,” tutur Prof Ali. Menurut beliau, serat tersebut dapat membuat pencernaan menjadi baik. Kandungan kurma membuat usus menjasi lunak dan mengaktifkannya sehingga secara alamiah seseorang secara mudah dapat buang air besar.

Kurma untuk Kesehatan

Bahan-bahan alami yang telah disediakan di alam memang memiliki manfaat bagi tubuh. Begitu pula dengan kurma. Buah yang satu ini juga memiliki khasiat yang dirasa cukup ampuh untuk membuat tubuh menjadi sehat dan juga mengatasi permasalahan yang sering timbul dalam dunia kesehatan.

Kandungan kalium kurma yang tinggi, menurut Prof Ali sangat menguntungkan jantung dan pembuluh darah. Denyut nadi menjadi semakin teratur dan otot-otot menjadi kontraksi sehingga membantu menstabilkan tekanan darah. Hanya saja, kadar kalium yang tinggi tidak diimbangi dengan kadar garam yang tinggi (natrium). “Sehingga bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) saya kira tidak cocok untuk mengkonsumsi kurma, apalagi jika mengkonsumsinya secara berlebih,” katanya. Beliau juga menambahkan kalau kalim itu juga mampu membuat kita terhindar dari kaku otot.

Potasium yang tinggi juga ada dalam kurma. Sekedar pengingat saja kalau potasium mempunyai manfaat untuk mengendalikan tekanan darah, terapi bagi mereka yang bertekanan darah tinggi, membersihkan karbon dioksida dalama darah serta memicu kerja otot dan simpul saraf.

Zat tannin yang tinggi pada kurma dapat digunakan sebagai anti diare. Kurma juga dapatdigunakan sebagai obat flu, radang tenggorokan, mengatasi mabuk serta meningkatkan trombosit dalam darah bagi mereka yang terkena demam berdarah. Caranya yaitu dengan memblender 500 gram kurma yang telah dibuang kulitnya, kemudian campur dengan lima gelas air putih sampai halus. Hasil dari blenderan tersebut diminum sebanyak satu gelas tiap satu jam selama sehari.

Mereka yang terkena sakit kepala juga dapat terobati dengan mengkonsumsi buah kurma. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata dalam kurma terdapat zat salisilat (suatu zat yang lazim dipakai sebagai bahan baku obat sakit kepala, penghilang rasa skit hingga demam). Tetapi kurma sebaiknya tidak dimakan oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes. Bukannya membaik, kurma akan membuat kadar gula penderita diabetes yang sudah cukup tinggi menjadi lebih tinggi. “Saya juga tidak menyarankan itu,” ujar Prof Ali.

Kurma dan Bulan Puasa

Memakan kurma saat berbuka adalah sesuatu yang nikmat. Rasa manis kurma mampu menggantikan tenaga yang hilang saat matahari bepijar. Tetapi yang akan dimakan itu jumlahnya jangana terlalu banyak karena akan membuat kita cepat kenyang.”Dalam agama disarankan untuk mengkonsumsi lima buah kurma dan saya kira itu cukup,” ungkap Prof Ali.

Beliau menyarankan jumlah yang tidak banyak tersebut karena apabila kita mengkonsumsinya terlalu banyak, akan menyusahkan kita saat melakukan ibadah. Selain itu, rasa kenyang yang timbul akan membuat kita tidak angin mengkonsumsi makanan lainnya (seperti empat sehat lima sempurna) yang justru kita butuhkan sebagai pengganti ion-ion tubuh yang hilang.

Dalam beberapa literature, masih terjadi perdebatan mengenai perlu atau tidaknya kurma dikonsumsi saat sahur. Sebagian mengatakan perlu karena kandungan serat yang tinggi dalam kurma memang diperlukan saat siang menjelang. Sedangkan mereka yang beragumen tidak perlu, seperti Prof Ali mengatakan kalau serat dalam kurma membuat perut cepat sekali kenyang. Akibatnya mereka yang akan berpuasa tidak ada cadangan tenaga untuk berpuasa pada siang harinya. (adit/genie/via)
(Sumber rumahdiabetes.com)

2. Sehat ala Nabi: Kurma

Allah Ta’ala telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain. Allah menyebutkannya dalam Al-Qur’an dalam 20 tempat yang berbeda dengan memakai lafaz pohon kurma; an-Nakhl, an-Nakhiil dan an-Nakhlah. Kurma mendapat tempat istimewa dalam Al-Qur’an dan sebenar-benar perkataan adalah Kalamullah (Al-Qur’an Al-Karim). Allah telah menetapkan bahwasanya pohon kurma ada di bumi, kemudian Allah mengutamakannya dengan menyebutkan ciri-ciri pohon dan buah ini:

Allah berfirman:

Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang memiliki kelopak mayang.” (Q.S. Ar-Rahman: 11)
Ibnu Katsir berkata, ”Allah menyebutkan buah kurma ini secara khusus karena kemuliaan dan manfaat yang dikandungnya, baik ketika masih basah maupun ketika telah kering.”

Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.” (Q.S. Qaaf: 10)

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman di atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Ra’du: 4)

Buah kurma mengandung banyak manfaat, di antaranya kurma sangat dianjurkan bagi perempuan yang hamil dan yang akan segera melahirkan. Bahkan Allah memerintahkan Maryam binti ‘Imran untuk memakan buah kurma ini ketika ia sedang nifas.

Dokter Muhammad an-Nasimi dalam kitabnya, ath-Thibb an-Nabawy wal ‘Ilmil Hadis (Pengobatan Ala Nabi dan Ilmu Modern) mengatakan:

Hikmah dari ayat ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan makanan dan minuman yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan jabang bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolennya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.”

Keajaiban buah kurma dari Anas r.a., beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbuka puasa sebelum shalat dengan memakan kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada beliau meminum beberapa teguk air.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Hal ini karena kurma mengandung semua unsur makanan pokok yang dibutuhkan tubuh, yaitu gula, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam beberapa hadits, menganjuran kita untuk mengkonsumsi tujuh buah kurma. Dan ternyata, tujuh buah kurma ini bila ditimbang ada sekitar 100 gram yang mengandung:

1. Gula = 75,00 gram
2. Serat selulosa = 4,00 gram
3. Air = 22,50 gram
4. Protein = 2,50 gram
5. Lemak = 2,50 gram,
6. Vitamin-vitamin:
Vitamin A = 60 IU
Vitamin B-1 = 0, 08 miligram,
Vitamin B-2 = 0, 05 miligram,
7. Mineral.
Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram

Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki dari Allah Ta’ala untuk manusia.

Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan

1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan.
Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan otak.
5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.
6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi manusia dari kekurangan darah.
7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah. taq/berbagai sumber

Sumber : Republika Online — Jumat, 27 Februari 2009 – Kesehatan -
By Republika Newsroom

3. Rahasia Khasiat Buah Kurma

Buah kurma atau dalam bahasa Arab, tamar adalah dari jenis palm seperti kelapa sawit sementara buahnya bertangkai seperti buah pinang. Kurma mengandung khasiat gizi yang tinggi seperti kismis dan aprikot kering. Antaranya kurma kaya dengan protein, serat, gula, vitamin A dan C serta zat galian seperti besi, kalsium, sodium dan potasium.

Kandungan protein didalam kurma lebih kurang 2 %, serat hampir 4 % manakala kandungan gulanya 50 hingga 57 % glukosa. Ini menunjukkan kandungan gula didalamnya telah ditukar secara semula jadi. Maksudnya apabila kita memakan kurma, tenaga yang diserap badan adalah secara langsung. Gula didalam kebanyakan buah-buahan dikenali sebagai fraktosa dan gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa tidak boleh menyerap terus dalam badan. Ia terpaksa dipecahkan dahulu oleh enzim sebelum bertukar menjadi glukosa lalu diserap badan sebagai tenaga.

Kulit kurma yang mengandungi serat, amat baik untuk mencegah barah usus besar kerana ia melawaskan. Sementara kandungan vitamin A dan C amat tinggi dan banyak mengandung potasium yang diperlukan oleh badan untuk sistem saraf. Memang dalam susu, yogurt dan makanan laut juga mengandung potasium tetapi jumlahnya sedikit.

Pengambilan potasium yang berlebihan tidak mengumpulkan racun di dalam badan dan tidak memudaratkan. Sebaliknya ia merangsang selera makan bagi yang berpenyakit serta bagus untuk golongan yang mengalami sembelit, lemah otot, badan pegal-pegal, letih, lesu, mengalami tekanan serta menguatkan daya ingatan. Ramai beranggapan hanya kismis yang baik untuk menguatkan ingatan, sebenarnya kurma juga adalah sebanding. Mungkin atas alasan pihak-pihak tertentu atau negara penghasil anggur telah menjalankan kempen makan kismis dan mempopularkan khasiatnya.

Kurma diakui sebagai buah berkhasiat dan sebagaimana Firman Allah Ta’aladalam surat Al Mukminah ayat 19, “Kemudian Kami tumbuhkan dengannya kebun kurma dan anggur untuk kamu. Disana kamu mendapatkan buah-buahan yang banyak dan sebahagiannya kamu makan”.

Umat Islam digalakkan berbuka dengan kurma bersandarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mana maksudnya “Rumah yang tidak ada kurma seperti rumah yang tidak mempunyai makanan”. Kurma diangkat tinggi oleh Rasulullah kerana mempunyai nilai kandungan makanan yang tinggi.

Disunatkan berbuka dengan kurma kerana orang yang berpuasa tidak makan selama 12 jam. Kurma menyuplai tenaga serta merta kepada si pemakan dan ini memudahkan seseorang beribadah dan menunaikan shalat maghrib dan tarawih. Apabila badan terasa segar dan bertenaga, maka ia menekan kita makan berlebihan memuaskan hawa nafsu. Kadangkala waktu berbuka kita makan terlalu banyak, tetapi masih letih dan tidak bertenaga. Disebabkan makanan yang diambil kebanyakan mengandung karbohidrat tanpa tenaga, hal ini menjadi penyebab apabila selesai makan, mata pun mengantuk.

Diriwayatkan oleh Aisyah radiyallahu ‘anha yang menjelaskan, kurma mengandungi ubat. Barangsiapa selalu makan kurma akan dihindari daripada terkena racun yang dimakan.”

Dikisahkan sewaktu Maryam melahirkan Nabi Isa ‘alaihissalam di bawah pohon kurma. Telah datang malaikat Jibrail menyuruh Maryam menggoyang pohon kurma lantas dimakannya. Dengan izin Allah, ia memudahkan kelahirkan Nabi Isa ‘alaihissalam

Dalam bidang pengobatan dengan kandungan tanpa kolestrol, lemak dan gula di dalam kurma, ia amat baik untuk meredakan tekanan darah tinggi.

Dalam perubatan homeopathy, biji kurma dikisar halus atau dijadikan serbuk seperti teh, direndam dan diminum bagi menyembuhkan pelbagi jenis penyakit.

Melalui petua tertentu, kurma dimakan bersama badam dan madu untuk menyembuhkan penyakit. Kurma dikatakan menambah tenaga batin.

Jus buah kurma mungkin baru di negara ini (Malaysia). Di negara asalnya selain dimakan segar, kering atau salai, kurma dibuang biji dan diganti dengan kacang tanah, badam atau gajus bagi menambahkan keenakannya. Kurma juga dibuat jem, sirup atau bahan tambahan dalam ice cream

Kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dalam bulan puasa sahaja. Kurma baik dijadikan pengganti makanan ringan yang hanya mengandung karbohidrat, garam, lemak dan gula berlebihan yang bisa menyebabkan munculnya pelbagai jenis penyakit.
(Hamidah Ahmad, Sumber
http://www.geocities.com/pemancar_fm313/kurma.html)

4. Manisnya Manfaat Kurma bagi Kesehatan


Rasanya belum afdol bila saat berbuka tak memakan kurma. Rupanya, selain sesuai anjuran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, kurma bermanfaat bagi tubuh. Karena selain mengandung mineral, kurma juga mencegah anemia dan lesu darah atau gizi besi.

“Zat-zat gizi yang terdapat dalam buah kurma itu bisa mencegah lemas dan malas saat berpuasa,” kata Direktur RSU Haji Surabaya, Prof Dr dr Rochmad Romdhoni SpPD(K) SpKJ(K) .

Selain memiliki vitamin yang sangat tinggi, kurma mengandung gula-gula monosakarida, sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Gula-gula itu antara lain berupa glukosa dan fruktosa. Bahkan mampu meningkatkan kebasahan lambung yang terlalu asam setelah 13-14 jam tak memperoleh makanan dan minuman.

“Bila dibandingkan dengan nasi yang penyerapan dalam tubuh membutuhkan waktu berjam-jam, penyerapan gula kurma di dalam tubuh cukup cepat. Yakni, sekitar 45-60 menit,” jelasnya.

Dalam kurma juga terdapat asam salisilat yang biasanya digunakan sebagai bahan baku aspirin. Asam salisila mencegah pembekuan darah, anti inflamasi (radang) dan menghilangkan rasa ngilu maupun nyeri.

Selain itu, kurma dapat mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar prostaglandin yang turut berperan dalam proses tekanan darah. Namun, penderita diabetes melitus tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kurma. Kandungan gula monoskarida yang cukup tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat.

Kurma Dapat Meningkatkan ASI

Selain manfaat manfaat di atas, kurma juga dipercaya dapat meningkatkan Air Susu Ibu (ASI).Jika dilihat dari macam dan jenisnya, ada berbagai macam jenis kurma. Ada yang berbentuk kecil lonjong, kecil agak bulat dengan berat sekitar 5 gram per buah, hingga yang berbentuk agak besar dan panjang dengan berat sekitar 12 gram per buah.

Warnanya pun beragam. Mulai berwarna kuning keputih-putihan, kuning emas, cokelat muda, sampai cokelat kehitaman.

Salah satu kurma yang populer adalah kurma emas atau golden date. Sebab bentuk warna dan rasanya yang sangat lezat dan khas.

Ada juga kurma ajwah yang dipercaya kaya akan manfaat kesehatan bila dimakan tujuh butir setiap hari. “Kurma ini relatif mahal dan hanya tumbuh di daerah Timur Tengah. Di pasaran, terdapat 26 jenis kurma. Jenis ajwah merupakan kurma yang paling mahal,” kata Direktur RSU Haji Surabaya. Prof Dr dr Rochamd Romdhoni.

Selain itu, terdapat pula kurma jenis sukari. Kurma jenis ini berukuran besar dan berwarna cokelat terang. Kurma ini diyakini dapat menambah tenaga, khususnya bagi laki-laki.

“Untuk perempuan terdapat kurma lubanah yang berarti kurma susu. Kurma jenis ini berukuran kecil dan agak keras. Karena itu, sebelum dimakan, kurma ini harus direbus dahulu di dalam air. Kurma ini diyakini sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui, untuk menambah air susu (ASI),” katanya.

Meski, kata dia, belum memiliki bukti ilmiah yang cukup, sebagian masyarakat percaya bahwa setiap kurma mempunyai khasiat masing-masing.

Tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk membeli kurma jenis tertentu karena yakin terhadap khasiatnya.

Mengingat khasiat kurma yang begitu besar bagi kesehatan, ada baiknya kurma tidak hanya dikonsumsi ketika bulan puasa, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. “Kurma sangat cocok sebagai penyuplai energi bagi yang akan melakukan perjalanan jauh, seperti mendaki gunung ataupun berlayar,” tegasnya
(Sumber /www.kilasberita.com)

5. Buah Kurma dan Berbagai Manfaatnya
* Kurma Segar (Kurma Basah)
Kurma segar mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak tetapi rendah kandungan energi siap pakainya. Kandungan gula pada kurma ini mudah dicerna oleh tubuh.

Banyak manfaat kurma basah, antara lain; dapat mengontrol laju gerak rahim, menambah masa systole (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi), mencegah terjadi pendarahan pada perempuan ketika melahirkan serta mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kelahiran.

* Kurma Kering
Kurma yang tidak segar (kering) tinggi akan kandungan energi siap pakai namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah, bahkan kandungan vitamin C-nya hilang. Kurma Kering berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Kandungan Kurma
Umumnya buah Kurma mengandung zat-zat berikut Gula (campuran glukosa, sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3, potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan beberapa enzim.

Manfaat Kurma
Sebagai bahan makanan :
Selain dimakan langsung, dikeringkan, juga digunakan sebagai bahan tambahan pada roti, coklat, sereal, penganan ringan, dan lain-lain.

Sebagai Obat :
1. Buah kurma dapat mencegah stroke.
2. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.
3. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
4. Buah kurma, baik kering maupun basah dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.
5. Kurma mengandung potasium yang tinggi. Potasium bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, untuk terapi darah tinggi, serta membersihkan karbon dioksida dalam darah. Potasium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul syaraf.
6. Mengkonsumsi 100 gram kurma, dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol dalam usus besar sehingga kadar kolesterol dalam darah menurun.
7. Berbagai mineral yang diperoleh dari kurma bermanfaat untuk mengoptimalkan kandungan elektrolit dalam cairan tubuh.
8. Mengandung zat tannin yang tinggi yang dapat digunakan untuk anti-diare, anti-hemostatis, dan anti-hemoroid
9. Obat flu, radang tenggorokan.
10. Mengatasi mabuk
11. Meningkatkan thrombosit pada penderita demam berdarah

Tips Bagi Penderita Demam Berdarah :
Untuk yang telah positif terjangkit DBD, Anda bisa mengobatinya dengan membuatkan Jus Kurma. Caranya : Ambil 500 gram kurma, buang bijinya lalu diblender dengan 5 gelas air sampai lembut. Minumkan pada penderita setiap jam, satu gelas sampai habis.

(Sumber www.berbagisehat.com)

6. Kehebatan Buah Kurma Menurut Sudut Pandang Medis Modern

Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.

[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke

[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]

[Disalin dengan sedikit perubahan dari buku Kupas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur'an, Sunnah -Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Zacky Rahmawan]

April 25, 2009 Ditulis oleh Bang Fajar | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar