<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Serambi PJ Al-Ghuroba'</title>
	<atom:link href="http://pjalghuroba.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pjalghuroba.wordpress.com</link>
	<description>Menjalin Komunikasi dan Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Nov 2009 03:53:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di 2 Persen Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat oleh Bang Fajar</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/2-persen-obat-tradisional-mengandung-bahan-kimia-obat/#comment-55</link>
		<dc:creator>Bang Fajar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 03:53:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=367#comment-55</guid>
		<description>Betul pak, butuh penelitian dan pengalaman, harus sesuai juga dengan keahlian para pembuat jamu. Bila yang bersangkutan memang terlahir sebagai keluarga peracik jamu tentu tak masalah. Juga bila merujuk pada sumber terpercaya dalam peracikan jamu. Alhamdulillah, saat ini sangat banyak jurnal penelitaian yang telah dijual bebas dalam bentuk buku-buku obat tradisional yang bermanfaat. 

Yang terpenting dari semua itu, setiap pembuatan atau produksi jamu untuk dipasarkan idealnya harus memenuhi hal sebagaimana dibawah ini:
1. Dibawah pengawasan ahlinya, dalam hal ini Tim ahli, tentunya Apoteker sebagai leadernya atau asisten Apoteker dapat juga lulusan analis kimia. 
2. Dalam masalah perizinan, harus terdaftar sebagai IKOT (perusahaan jamu atau Industri Kecil Obat Tradisional, yang izinnya dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Propinsi)
3. Selain itu, hendaknya jangan sampai sebuah &quot;produk herbal&quot; meluncur ke masyarakat namun belum resmi izin edarnya dari Badan POM RI.
4. Taat aturan dalam hal kandungan Obat Tradisional. Jangan sampai obat tradisional dicampuri Bahan Kimia Obat, semen pada produk pil, terpentin pada produk minyak gosok, atau penandaan Madu Asli a dan Alami, padahal asli terbuat dari bahan sintetis, dan bahan tambahan berbahaya lainnya. Ini pertanggung jawabannya sangat besar, dunia akherat.
5. Kejujuran dari para pengusaha jamu dengan mau meminum jamunya sendiri. Jangan sampai terjadi iklannya BOMBASTIS, tapi pengusaha apalagi karyawannya enggan meminum jamunya sendiri. Tentu karena tau, seluruh proses produksinya masih dibawah standar higienis apalagi CPOTB.

Demikian semoga bermanfaat

Bang Fajar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul pak, butuh penelitian dan pengalaman, harus sesuai juga dengan keahlian para pembuat jamu. Bila yang bersangkutan memang terlahir sebagai keluarga peracik jamu tentu tak masalah. Juga bila merujuk pada sumber terpercaya dalam peracikan jamu. Alhamdulillah, saat ini sangat banyak jurnal penelitaian yang telah dijual bebas dalam bentuk buku-buku obat tradisional yang bermanfaat. </p>
<p>Yang terpenting dari semua itu, setiap pembuatan atau produksi jamu untuk dipasarkan idealnya harus memenuhi hal sebagaimana dibawah ini:<br />
1. Dibawah pengawasan ahlinya, dalam hal ini Tim ahli, tentunya Apoteker sebagai leadernya atau asisten Apoteker dapat juga lulusan analis kimia.<br />
2. Dalam masalah perizinan, harus terdaftar sebagai IKOT (perusahaan jamu atau Industri Kecil Obat Tradisional, yang izinnya dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Propinsi)<br />
3. Selain itu, hendaknya jangan sampai sebuah &#8220;produk herbal&#8221; meluncur ke masyarakat namun belum resmi izin edarnya dari Badan POM RI.<br />
4. Taat aturan dalam hal kandungan Obat Tradisional. Jangan sampai obat tradisional dicampuri Bahan Kimia Obat, semen pada produk pil, terpentin pada produk minyak gosok, atau penandaan Madu Asli a dan Alami, padahal asli terbuat dari bahan sintetis, dan bahan tambahan berbahaya lainnya. Ini pertanggung jawabannya sangat besar, dunia akherat.<br />
5. Kejujuran dari para pengusaha jamu dengan mau meminum jamunya sendiri. Jangan sampai terjadi iklannya BOMBASTIS, tapi pengusaha apalagi karyawannya enggan meminum jamunya sendiri. Tentu karena tau, seluruh proses produksinya masih dibawah standar higienis apalagi CPOTB.</p>
<p>Demikian semoga bermanfaat</p>
<p>Bang Fajar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Detox bagi Tubuh oleh Bang Fajar</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/pentingnya-detox-bagi-tubuh/#comment-54</link>
		<dc:creator>Bang Fajar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 03:39:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=350#comment-54</guid>
		<description>Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KURMA : Khasiat Kurma( Phoenix Dactylifera) Menurut Medis (i) oleh Akbar De Rifhara</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/02/22/kurma-khasiat-kurma-phoenix-dactylifera-menurut-medis-i/#comment-53</link>
		<dc:creator>Akbar De Rifhara</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 21:52:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=19#comment-53</guid>
		<description>Alhamdulillah, setelah membaca semua ini , bertambah keyakinan saya tentang khasiat buah kurma.Artikel tentang buah kurma ini bagus sekali. Sukron...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, setelah membaca semua ini , bertambah keyakinan saya tentang khasiat buah kurma.Artikel tentang buah kurma ini bagus sekali. Sukron&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Detox bagi Tubuh oleh kacierkusuma</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/pentingnya-detox-bagi-tubuh/#comment-52</link>
		<dc:creator>kacierkusuma</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 07:24:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=350#comment-52</guid>
		<description>nakasi atas infonya mas...

jagan lupa mampir ya mas....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nakasi atas infonya mas&#8230;</p>
<p>jagan lupa mampir ya mas&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TINJAUAN PUSTAKA oleh saptorohadi</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/02/25/tinjauan-pustaka/#comment-45</link>
		<dc:creator>saptorohadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 08:18:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=157#comment-45</guid>
		<description>saya, saptorohadi.
ingin mendalami kandungan gizi dan proksimat analisis terhadap Maranta arundinaceae.
Bisakah anda membantu saya.
Trima kasih atas bantuannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya, saptorohadi.<br />
ingin mendalami kandungan gizi dan proksimat analisis terhadap Maranta arundinaceae.<br />
Bisakah anda membantu saya.<br />
Trima kasih atas bantuannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRIH MERAH SEBAGAI TANAMAN OBAT MULTI FUNGSI oleh Bang Fajar</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/02/24/sirih-merah-sebagai-tanaman-obat-multi-fungsi/#comment-40</link>
		<dc:creator>Bang Fajar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 13:35:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=103#comment-40</guid>
		<description>Terima kasih banyak atas kunjungannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak atas kunjungannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIRIH MERAH SEBAGAI TANAMAN OBAT MULTI FUNGSI oleh andry</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/02/24/sirih-merah-sebagai-tanaman-obat-multi-fungsi/#comment-38</link>
		<dc:creator>andry</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 15:18:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=103#comment-38</guid>
		<description>wah lenggkap nih bang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah lenggkap nih bang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di 2 Persen Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat oleh sarjianto</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/2-persen-obat-tradisional-mengandung-bahan-kimia-obat/#comment-37</link>
		<dc:creator>sarjianto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 09:07:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=367#comment-37</guid>
		<description>Yang namanya  obat/jamu dikonsumsi orang dengan harapan akan sembuh dari sakitnya tu pasti, tapi yang mengkhawatirkan jika perusahaan jamu/obat sudah meraciknya dengan mereka-reka jelas akan menghasil kan  racun, jika dikonsumsi bukannya sehat tapi sebaliknya, maka ciptakan jamu/obat yang berkhasiat pasti orang akan mencarinya jangan jual merek tapi jual kualitas dan diuji cobakan terlebih dahulu. jangan diujicoba kemanusia, tentunya yang  berkhasiat tanpa zat kimia. oke</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang namanya  obat/jamu dikonsumsi orang dengan harapan akan sembuh dari sakitnya tu pasti, tapi yang mengkhawatirkan jika perusahaan jamu/obat sudah meraciknya dengan mereka-reka jelas akan menghasil kan  racun, jika dikonsumsi bukannya sehat tapi sebaliknya, maka ciptakan jamu/obat yang berkhasiat pasti orang akan mencarinya jangan jual merek tapi jual kualitas dan diuji cobakan terlebih dahulu. jangan diujicoba kemanusia, tentunya yang  berkhasiat tanpa zat kimia. oke</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Demi Anak, Orangtua Harus Berhenti Merokok! oleh Bang Fajar</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/demi-anak-orangtua-harus-berhenti-merokok-2/#comment-34</link>
		<dc:creator>Bang Fajar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 23:35:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=355#comment-34</guid>
		<description>Bapak Nashori di Pemalang, Anda betul sekali. Gurah salah satu bentuk terapi yang cukup tepat untuk mengatasi kebiasaan merokok. Demikian pula dengan bekam (hijamah). Pada kasus ini prinsipnya adalah: keinginan yang kuat dari diri sendiri untuk berhenti merokok selamanya. Insya Allah berhasil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Nashori di Pemalang, Anda betul sekali. Gurah salah satu bentuk terapi yang cukup tepat untuk mengatasi kebiasaan merokok. Demikian pula dengan bekam (hijamah). Pada kasus ini prinsipnya adalah: keinginan yang kuat dari diri sendiri untuk berhenti merokok selamanya. Insya Allah berhasil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Awas, Efek Samping Obat Asma! oleh Bang Fajar</title>
		<link>http://pjalghuroba.wordpress.com/2009/06/14/awas-efek-samping-obat-asma/#comment-33</link>
		<dc:creator>Bang Fajar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 23:27:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pjalghuroba.wordpress.com/?p=368#comment-33</guid>
		<description>Betul, memilih obat untuk semua penyakit harus dibawah bimbingan dokter/apoteker yang berpengalaman. Kenali gejala dan penyebabnya, kemudian cegah serangan asma dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat. Untuk meningkatkan daya tahan/immunity pilihlah produk-produk habbatussauda&#039;. Insya Allah angka serangan Asma menjadi berkurang dan hidup menjaid lebih nyaman. Terima kasih dan semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul, memilih obat untuk semua penyakit harus dibawah bimbingan dokter/apoteker yang berpengalaman. Kenali gejala dan penyebabnya, kemudian cegah serangan asma dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat. Untuk meningkatkan daya tahan/immunity pilihlah produk-produk habbatussauda&#8217;. Insya Allah angka serangan Asma menjadi berkurang dan hidup menjaid lebih nyaman. Terima kasih dan semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
